Halaman ini terakhir diperbarui pada sJune 2018 dan akurat untuk router versi 0.9.34.

Ikhtisar

I2P berisi library penamaan umum dan implementasi base yang didesain untuk penamaan lokal kepada pemetaan destinasi, termasuk aplikasi tambahan yang bernama addressbook. I2P juga mendukung Base32 hostnames mirip dengan alamat .onion di Tor.

Addressbook adalah sistem penamaan yang berbasis web, aman, terdistribusi, dan terbaca manusia, hanya punya kekurangan di nama alamat yang kurang dapat dibaca manusia supaya unik secara global dengan mewajibkan hanya alamat lokal. Walaupun semua pesan di I2P dibuat alamatnya terenkripsi oleh destinasinya, setiap orang dapat memiliki entri yang sama, misalnya "Alice" yang dapat berarti destinasi yang berbeda. Setiap orang dapat menemukan nama baru dengan cara mengimpor adressbook yang dipublikasikan oleh peer, yang dispesifikkan di web trust mereka, dengan menambah entri yang disediakan pihak ketiga, atau (jika ada pihak yang mengatur beberapa publikasi addressbook dengan cara registrasi pertama datang pertama ditulis) orang-orang dapat memilih untuk menganggap addressbook ini sebagai name server, meniru sistem DNS tradisional.

CATATAN: untuk penjelasan tentang logika di balik sistem penamaan di I2P, argumentasi yang melawannya, dan beberapa kemungkinan alternatif silakan lihat halaman naming discussion.

Komponen Sistem Penamaan

Tidak ada otoritas utama penamaan di I2P. Semua nama host diatur secara lokal di setiap komputer pengguna.

Sistem penamaan cukup sederhana dan sebagian besar diterapkan di aplikasi di luar router, tapi disertakan di distribusi I2P. Komponen-komponennya adalah:

  1. Servis penamaan lokal yang melakukan pencarian juga menangani Base32 hostnames.
  2. HTTP proxy meminta router untuk mencari host dan mengarahkan pengguna kepada remote jump service jika pencarian host gagal.
  3. formulir host-add HTTP membuat pengguna dapat menambah host ke dalam hosts.txt
  4. HTTP jump services menyediakan pencarian dan pengalihan host.
  5. Aplikasi addressbook menggabungkan daftar host eksternal, yang diambil secara HTTP, dengan daftar lokal.
  6. Aplikasi SusiDNS adalah aplikasi front-end sederhana untuk pengaturan addressbook dan menampilkan daftar host lokal.

Naming Services

All destinations in I2P are 516-byte (or longer) keys. (To be more precise, it is a 256-byte public key plus a 128-byte signing key plus a 3-or-more byte certificate, which in Base64 representation is 516 or more bytes. Non-null Certificates are in use now for signature type indication. Therefore, certificates in recently-generated destinations are more than 3 bytes.

Jika sebuah aplikasi (i2ptunnel atau proxy HTTP) ingin mengakses sebuah destinasi dengan menggunakan nama destinasinya, router melaksanakan pencarian sangat sederhana secara lokal untuk menemukan nama host tersebut.

Servis Penamaan Host.txt

Servis Penamaan Host.txt melaksanakan pencarian sederhana dan linier terhadap file teks. Servis penamaan ini adalah standar sampai rilis 0.8.8 yang mana diganti oleh Blockfile Naming Service. Format hosts.txt menjadi lambat setelah ukuran file-nya menjadi ribuan entri.

Ini melakukan pencarian linier terhadap tiga file lokal, secara berturut-turut, untuk mencari nama host dan mengubahnya menjadi sebuah 516-byte destination key. Setiap file adalah file pengaturan berformat sederhana, dengan satu hostname=base64 per baris. File-filenya adalah:

  1. privatehosts.txt
  2. userhosts.txt
  3. hosts.txt

Blockfile Naming Service

Blockfile Naming Service menyimpan beberapa "addressbooks" ke dalam satu file database file bernama hostsdb.blockfile. Servis penamaan ini menjadi standar sejak rilis 0.8.8.

Sebuah blockfile adalah penyimpanan di hard disk dari multiple sorted maps (key-value pairs), yang diterapkan sebagai skiplists. Format blockfile dispesifikkan di halaman Blockfile. Ini menyediakan pencarian destinasi dengan cepat dalam format padat. Walau kapasitas yang diperlukan untuk menyimpan blockfile adalah cukup besar, destinasi disimpan dalam format biner, bukan Base64 yang digunakan oleh format hosts.txt. Tambahan, blockfile menyediakan kemampuan penyimpanan arbitrary metadata (seperti tanggal ditambah, sumber, komentar) untuk setiap entry, untuk fitur addressbook yang lebih canggih. Syarat penyimpanan blockfile adalah sedikit lebih besar daripada hosts.txt dan blockfile menyediakan pengurangan waktu sekitar 10x dalam pencarian hostname.

Pada saat dia dibuat, servis penamaan mengimpor entri dari ketiga file yang digunakan oleh Servis Penamaan hosts.txt. Blockfile meniru penerapan sebelumnya dengan mempertahankan ketiga maps yang dicari secara berurutan, yang bernama privatehosts.txt, userhosts.txt dan hosts.txt. Dia juga mempertahankan reverse-lookup map untuk menerapkan reverse lookup yang cepat.

Fasilitas Lain untuk Servis Penamaan

Lookup-nya case-insensitive atau besar kecil huruf tidak dianggap berbeda. Kesamaan pertama digunakan, lalu konflik tidak terdeteksi. Tidak ada pemaksaan aturan penamaan di lookups. Lookup disimpan ke dalam cache selama beberapa menit. Base 32 resolution dijelaskandi bawah ini. Untuk keterangan lengkap tentang Naming Service API, baca Naming Service Javadocs. API ini ditingkatkan secara signifikan di rilis 0.8.7 untuk menambahkan dan mengurangi penyimpanan dengan arbitrary properties dengan hostname dan fitur lain.

Alternatif dan Servis Penamaan Eksperimental

Servis penamaan ini dispesifikasikan dengan configuration property i2p.naming.impl=class. Implementasi yang lain dimungkinkan. Sebagai contoh, ada fasilitas eksperimental untuk pencarian real-time (seperti DNS) melalui jaringan di dalam router. Untuk informasi lebih lanjut lihat alternatif di halaman diskusi.

Proxy HTTP melakukan pencarian melalui router untuk semua hostname yang namanya berakhir dengan '.i2p'. Sebaliknya, ia meneruskan permintaan kepada HTTP outproxy yang dikonfigurasi. Dengan demikian, dalam prakteknya, semua hostname HTTP (eepsite) harus berakhir dalam pseudo top Level Domain '.i2p'.

Kami telahmemesan top level domai .i2p prosedur berikut ini dijelaskan diRFC 6761.

Jika router gagal untuk mencari nama host, proxy HTTP menampilkan halaman kesalahan pengguna dengan link ke beberapa "jump" service. Lihat di bawah ini untuk detailnya.

Buku alamat

Subskripsi dan Merging yang Akan Datang

Aplikasi buku alamat secara berkala mengambil file hosts.txt milik user lain dan menggabungkan mereka dengan hosts.txt lokal, setelah beberapa pemeriksaan. Konflik penamaan diselesaikan dengan dasar yang pertama datang itu yang pertama dilayani.

Berlangganan ke hosts.txt file milik pengguna lain berarti memberikan kepercayaan kepada mereka. Anda tidak ingin mereka, misalnya, 'membajak' situs baru dengan secara cepat memasukkan kunci mereka sendiri untuk situs baru sebelum melewati entri host kunci baru kepada Anda.

Untuk alasan ini, satu-satunya langganan yang dikonfigurasi secara default adalah http://i2p-projekt.i2p/hosts.txt (http://udhdrtrcetjm5sxzskjyr5ztpeszydbh4dpl3pl4utgqqw2v4jna.b32.i2p/hosts.txt) , yang berisi salinan hosts.txt yang disertakan dalam rilis I2P. Pengguna harus mengatur langganan atau subskripsi tambahan di dalam aplikasi buku alamat lokal (dengan file subscriptions.txt atau SusiDNS).

Ini adalah beberapa tautan langganan buku alamat publik:

Operator dari layanan ini mungkin memiliki berbagai kebijakan untuk daftar host. Kehadiran daftar ini tidak menyiratkan endorsement.

Aturan Penamaan

Sementara diharapkan tidak ada segala pembatasan teknis dalam I2P pada nama host, buku alamat memberlakukan pembatasan beberapa nama host yang diimpor dari langganan. Hal ini untuk dasar kewarasan tipografi dan kompatibilitas dengan browser, dan keamanan. Aturan-aturan ini pada dasarnya sama dengan RFC2396 Section 3.2.2. Nama host yang melanggar aturan-aturan ini mungkin tidak diterapkan ke router lain.

Aturan Penamaan:

  • Nama diubah menjadi huruf kecil pada saat diimpor.
  • Nama-nama baru diperiksa apakah konflik dengan nama-nama yang sudah ada di userhosts.txt di hosts.txt yang sudah ada (tapi bukan di privatehosts.txt) setelah konversi ke huruf kecil.
  • Hanya boleh berisi [a-z] [0-9] '.' dan '-' setelah konversi ke huruf kecil.
  • Tidak boleh dimulai dengan '.' or '-'.
  • Harus diakhiri '.i2p'.
  • 67 karakter maksimum, termasuk '.i2p'.
  • Tidak boleh mengandung '... '.
  • Tidak boleh mengandung '.-' atau '-.' (seperti dari 0.6.1.33).
  • Tidak boleh mengandung '--' kecuali di 'xn--' untuk IDN.
  • Nama host Base32 (*.b32.i2p) dipesan untuk penggunaan base 32 use sehingga tidak boleh diimpor.
  • Beberapa nama host yang dipesan untuk penggunaan proyek tidak diperbolehkan (proxy.i2p, router.i2p, console.i2p, *.proxy.i2p, *.router.i2p, *.console.i2p, dan lainnya)
  • Key diperiksa untuk validitas base64.
  • Keys diperiksa apakah ada konflik di key yang sudah ada di hosts.txt (bukan di privatehosts.txt).
  • Panjang minimum key adalah 516 byte.
  • Panjang maksimum key adalah 616 bytes (untuk menampung sertifikat sebesar maksimum 100 bytes).

Nama-nama host yang diterima lewat langganan yang lolos semua pemeriksaan akan ditambahkan melalui local naming service.

Perhatikan bahwa simbol "." di nama host tidak berarti apapun, dan tidak menandakan penamaan atau hirarki kepercayaan. Jika nama 'host.i2p' sudah ada, tidak ada yang dapat mencegah siapapun untuk menambahkan nama 'a.host.i2p' ke dalam hosts.txt milik mereka, dan nama ini dapat diimpor ke addressbook siapapun. Metode untuk mencegah penamaan subdomains kepada bukan "pemilik" domain (sertifikat?), dan niat serta kelayakan metode-metode ini, adalah topik untuk diskusi selanjutnya.

International Domain Names (IDN) juga berfungsi di i2p (menggunakan format punycode 'xn--'). Untuk dapat melihat nama domain IDN .i2p dapat ditampilkan dengan baik di Firefox, tambahkan 'network.IDN.whitelist.i2p (boolean) = true' di about:config.

Karena aplikasi addressbook tidak menggunakan privatehosts.txt sama sekali, dalam praktiknya file ini adalah satu-satunya tempat yang tepat untuk menempatkan alias pribadi atau "pet names" untuk situs yang sudah ada di dalam hosts.txt.

Format Feed Langganan Lanjutan

As of release 0.9.26, subscription sites and clients may support an advanced hosts.txt feed protocol that includes metadata including signatures. This format is backwards-compatible with the standard hosts.txt hostname=base64destination format. See Proposal 112 for details.

Langganan Keluar

Addressbook akan mempublikasikan hosts.txt yang telah tergabung ke suatu lokasi (biasanya hosts.txt di home directory eepsite) supaya dapat diakses oleh orang lain untuk dilanggankan. Langkah ini bersifat opsional dan dinonaktifkan secara default.

Hosting and HTTP Transport Issues

Aplikasi addressbook, bersama dengan eepget, menyimpan informasi Etag dan/atau Last-Modified yang dikirimkan oleh web server untuk langganan. Ini banyak mengurangi bandwidth yang dibutuhkan karena web server akan menampilkan '304 Not Modified' di pengambilan berikutnya jika tidak ada yang berubah.

Namun seluruh hosts.txt diunduh jika itu telah berubah. Lihat di bawah ini untuk diskusi isu ini.

Hosts yang menyediakan file hosts.txt statis atau aplikasi CGI yang sebanding dengannya sangat disarankan untuk menyediakan Content-Length header, sekaligus Etag atau Last-Modified header. Juga pastikan server menampilkan '304 Not Modified' ketika diperlukan. Ini akan banyak mengurangi bandwidth jaringan dan mengurangi kemungkinan data korup.

Host Add Services

Host add service adalah aplikasi CGI yang menggunakan hostname dan a Base64 key debagai parameter dan menambahkannya ke dalam hosts.txt lokal. Jika router lain berlangganan hosts.txt itu, hostname/kunci baru akan disebarluaskan melalui jaringan.

Disarankan host add service menerapkan, minimum, batasan yang diterapkan oleh aplikasi addressbook di atas. Host add services dapat menerapkan tambahan batasan terhadap hostname atau key, misalnya:

  • Batasan jumlah 'subdomains'.
  • Otorisasi 'subdomains' melalui banyak metode.
  • Hashcash atau signed certificate.
  • Review editor terhadap host names dan/atau isi.
  • Categorization of hosts by content.
  • Reservation or rejection of certain host names.
  • Restrictions on the number of names registered in a given time period.
  • Delays between registration and publication.
  • Requirement that the host be up for verification.
  • Expiration and/or revocation.
  • IDN spoof rejection.

Jump Services

A jump service is a simple CGI application that takes a hostname as a parameter and returns a 301 redirect to the proper URL with a ?i2paddresshelper=key string appended. The HTTP proxy will interpret the appended string and use that key as the actual destination. In addition, the proxy will cache that key so the address helper is not necessary until restart.

Note that, like with subscriptions, using a jump service implies a certain amount of trust, as a jump service could maliciously redirect a user to an incorrect destination.

To provide the best service, a jump service should be subscribed to several hosts.txt providers so that its local host list is current.

SusiDNS

SusiDNS is simply a web interface front-end to configuring addressbook subscriptions and accessing the four addressbook files. All the real work is done by the 'addressbook' application.

Currently, there is little enforcement of addressbook naming rules within SusiDNS, so a user may enter hostnames locally that would be rejected by the addressbook subscription rules.

Base32 Names

I2P supports Base32 hostnames similar to Tor's .onion addresses. Base32 addresses are much shorter and easier to handle than the full 516-character Base64 Destinations or addresshelpers. Example: ukeu3k5oycgaauneqgtnvselmt4yemvoilkln7jpvamvfx7dnkdq.b32.i2p

In Tor, the address is 16 characters (80 bits), or half of the SHA-1 hash. I2P uses 52 characters (256 bits) to represent the full SHA-256 hash. The form is {52 chars}.b32.i2p. Tor has recently published a proposal to convert to an identical format of {52 chars}.onion for their hidden services. Base32 is implemented in the naming service, which queries the router over I2CP to lookup the LeaseSet to get the full Destination. Base32 lookups will only be successful when the Destination is up and publishing a LeaseSet. Because resolution may require a network database lookup, it may take significantly longer than a local address book lookup.

Base32 addresses can be used in most places where hostnames or full destinations are used, however there are some exceptions where they may fail if the name does not immediately resolve. I2PTunnel will fail, for example, if the name does not resolve to a destination.